Monday, March 30, 2009

penghuninya

Surga Neraka Dan Penghuninya Hari Ini

Oleh: Arief Abd Rahman dan Rahmat Hidayat

Pendahuluan

Surga adalah tempat yang disediakan Alloh untuk hamba hamba yang dicintainya dan yang taat kepada-Nya. Didalamnya penuh dengan kesenangan dan kenikmatan tanpa ada yang dapat mengurangi dan mengusik kesuciaannya. Kenikmatan Surga bersifat kekal belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan belum terllintas dalam pikiran seorang manusia manapun juga.

Neraka adalah tempat tinggal yang disediakan Alloh untuk orang orang yang tidak beriman kepada-Nya, yaitu mereka yang menentang aturan aturan-Nya, dan tidak mempercayai para rosul-Nya, didalamnya terdapat siksaan yang paling hina sebagai hukuman bagi musuh musuh-Nya.

Surga dan neraka telah diciptakan oleh Alloh swt. Keberadaan keduanya tidak akan pernah berakhir. Alloh menciptakan surga dan neraka sebelum menciptakan yang lain, dan Ia juga menciptakan penduduk untuk masing masingnya. Demikianlah yang dikatakan oleh imam Thohawi dalam bukunya yang berjudul Al Aqidah At Thohawiyah.

Ibnu Abdil Izz Alhanafi memberi komentar terhadap keterangan diatas, ia mengatakan ‘mengenai pernyataannya bahwa Alloh telah menciptakan surga dan neraka, ahlus sunnah sependapat bahwa surga dan neraka memang telah diciptakan dan sudah ada sekarang.’

Alqur’an telah mengabadikan keberadaan surga dibebarapa surat diantaranya; Surat Ali Imron 133 ,

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَاْلأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa”

An-Najem 13-15.

رَءَاهُ نَزْلَةً أُخْرَى عِندَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى

“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha,Di dekatnya ada surga tempat tinggal.”

Imam Muslim meriwayatkan dari A’isyah telah terjadi sebuah gerhana matahari pada zaman Rosululloh saw. Aisyah memberi kabar bahwa Rosululloh saw bersabda :’ketika Aku berdiri disini aku melihat semua yang dijanjikan kepadamu. Aku bahkan melihatku sendiri memetik beberapa buah disurga, ketika engkau melihat aku melangkah kedepan. dan aku melihat api neraka, beberapa bagiannya mamakan bagian bagian yang lain, ketika engkau melihat aku melangkah kebelakang.’

Imam Bukhori menyediakan bab khusus dalam shohihnya mengenai hadist hadist diskripsi surga dan tentang telah diciptakannya surga, dimana ia mengutip banyak hadist yang menunujukan bahwa surga telah diciptakan. Diantaranya adalah ahadist yang menyatakan bahwa pada saat manyit dimasukan kedalam kubur, Alloh memperlihatkan kepada mayat itu tempatnya disurga atau di neraka. Ada lagi hadist bahwa nabi melihat tempat Umer bin khotob disurga dan sebagainya.

Pembahasan

Apakah Rosululloh saw melaksanakan isro’ dan mi’roj dengan ruh dan badan atau hanya ruh saja?

Terjadi perbedaan pendapat dikalangan para ulama dalam masala ini, berikut kami kutip beberapa pendapat dikalangan mereka:

1.Rosululloh saw melaksanakan keduanya dalam tidurnya atau mimpi sebagai wahyu bagi beliau.

Yang mendukung pendapat ini diantaranya; A’isyah, Muawiyah.

2.Beliau melaksanakannya dalam keadaan sadar dan ini adalah pendapat yang mashur dikalangan jumhur ulama’. Diantaranya juga sufyam astauri

3.Beliau melaksanakannya pada dua malam yang berbeda yang pertama mimpi yang kedua dalam keadaan sadar.

4.Beliau melaksanakan isro’ dalam keadaan sadar, dan melaksanakan mi’roj dalam keadaan mimpi.

[lihat Fathul Bary, jilid 2, hal 5]

adapun tentang isro’ maka pendapat yang paling kuat adalah dengan jasad beliau.dengan dalil Q.S.Al Isro’ ayat pertama.

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. 17:1)

Seputar Penghuni Surga Dan Neraka

Sebagaimana yang kita telah ketahui bersama bahwa surga dan neraka telah diciptakan, lalu siapa penghuninya sekarang ini……. ?

Rosululloh saw banyak menceritakan tentang para penghuni jannah atau neraka baik ketika malaksanakan mi’roj maupun lewat mimpi Beliau atau mimpi para sahabat yang kemudian Beliau benarkan mimpi tersebut.

Imam Bukhori meriwayatkan dari Asma’ bahwa Rosululloh saw bersabda:”surga berada begitu dekat denganku sehingga, jika aku mau, aku dapat memetik beberapa buahnya. Neraka juga didekatkan sekali kepadaku sehingga aku berkata ‘ya Alloh bahkan aku masih bersama mereka, aku meihat seorang dari mereka sedang dicakar oleh seekor kucing, dan aku bertanya mengapa ini ? mereka mengatakan kepdaku, ia menyikap kucing tersebut sampai mati kelaparan, ia tidak memberinya makan, atau melepaskannya supaya kucing tersebut dapat memakan tikus tikus yang berkeliaraan dimuka bumi.

Didalam hadist yang lain ditambahkan :”aku juga melihat Abu Thumamah umar bin malik yang sedang ditarik batang tenggorokannya didalam neraka.”

Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan bahwa Rosululloh melihat Amer bin amir alkhuja’i di keluarkan isi perut nya didalam neraka.

Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abas bahwa Nabi telah bersabda dalam khutbahnya ketika gernaha matahari; “aku melihat neraka, dan aku melihat sebagian isinya adalah wanita.”

Mengenai surga Rosululloh menceritakan yang telah diriwayatkan oleh bukhori dari Usamah bin zaid “aku berdiri didepan pintu surga dan melihat bahwa sebagian besar dari orang orang yang masuk surga adalah orang orang miskin dan papa sedangkan yang kaya tertahan, sementara penduduk neraka diperintahkan untuk dibawa kedalam neraka.”

Imam Tirmidzi meriwayatkan dengan sanad yang hasan dari Abu Hurairoh bahwa Nabi saw bersabda “telah diperlihatkan kepadaku tiga orang pertama yang akan masuk surga : seorang mati syahid, seorang yang beramal sholih, dan seorang budak yang menyembah Alloh dengan penuh keyakinan dan pengabdian serta tulus dan setia kepada tuannya.”

Rosululloh juga menyebut bahwa Beliau melihat beberapa sahabat didlam jannah, diantaranya sahabat Ja’far bin abdil mutholib,hamzah bin abdul mutholib, zaid bin harisah, zaid bin amer bin nufail, haristah bin annu’man, dan bilal bin robah.

Yang Masuk Surga Sebelum Hari Kiamat

1.Adam as

Manusia pertama yang masuk surga adalah bapak umat manusia, Adam as dalilnya qs2;35, tetapi adam melanggar perintah Alloh dengan memakan buah dari pohon yang telah dilarang, lalu Aloh mengirim adam dari surga ke dunia yang penuh penderitaan dan kekurangan.

2.Rosululloh saw

Imam Muslim meriwayatkan dari A’isyah telah terjadi sebuah gerhana matahari pada zaman Rosululloh saw. Aisyah memberi kabar bahwa Rosululloh saw bersabda :’ketika Aku berdiri disini aku melihat semua yang dijanjikan kepadamu. Aku bahkan melihatku sendiri memetik beberapa buah disurga, ketika engkau melihat aku melangkah kedepan. dan aku melihat api neraka, beberapa bagiannya mamakan bagian bagian yang lain, ketika engkau melihat aku melangkah kebelakang.’

3.Para Syuhada

Diantara orang yang akan masuk surga sebelum hari kimat adalah para Syuhada. Imam Muslim meriwayatkan bahwa Masruk bertanya kepada Abduloh bin mas’ud tentang ayat Q.S.3;169, Ia berkata kami juga menanyakan hal itu, dan nabi saw bersabda “arwah mereka berada dalam perut burung burung berwarna hijau dan mereka mempunyai cahaya yang datang dari Arsy. Mereka berkeliaraan disurga dimana saja mereka inginkan, kemudian mereka mencari perlindungan dibawah cahaya itu. Tuhan mereka akan datang secara tiba tiba kepada mereka lalu bertanya, apakah kalian menginginkan sesuatu ? Mereka menjawab ‘apalagi yang kami inginkan, sementara kami dapat pergi kemana saja yang kami inginkan disurga’, Alloh akan datang dan menanyakan hal tersebut tiga kali. Ketika mereka sadar bahwa mereka tidak diijinkan menjawab tidak, lalu mereka berkata’ ya Tuhan, bisakah kami dikembalikan lagi ketubuh tubuh kami dan dibunuh sekali lagi dijalanmu ? Ketika Alloh mengetahui bahwa mereka tidak mempunyai keinginan atau keperluan apa pa lagi, maka Alloh membiarkan saja mereka.”

4.Siapa saja dari manusia yang meninggal dunia maka baginya akan diperlihatkan tempatnya disurga atau dineraka, diwaktu pagi dan sore.

Muslim meriwayatkan dari ibnu umar bahwa rosululloh saw bersabda apabila seseorang meninggal akan diperlihatkan tempatnya pada pagi dan sore hari. Jika ia calon penghuni surga ia akan menjadi penghuni surga, jika ia calon penghuni neraka ia akan menjadi penghuni neraka, lalu dikatakan kepadanya inilah tempatmu sekarang, sampai Alloh memasukanmu kedalamnya pada hari kiamat nanti

Didalam syarh shohih muslim imam nawawi menyebutkan bahwa orang orang yang dikabarkan berada didalam jannah bukan berarti ia sudah berada di jannah, hal itu adalah sebagai kabar gembira bagi para sahabat dengan kesaksian Rosululloh saw baik di dalam mimpinya maupun ketika mi’roj. Apabila penghuni surga sudah ada sebelum Rosululloh saw berarti bertentangan dengan hadist yang diriwayatkan oleh muslim BAHWA Rosululloh saw bersabda :”aku datang kepintu jannah dan meminta supaya pintu itu dibuka. Penjaga jannah bertanya:”siapakah engkau”? aku berkata: Muhamad, penjag surga berkata lagi: aku diperintah untuk tidak membuka pintu ini bagi siapa saja sebelum engkau.”

Beberapa sahabat yang dikabarkan masuk jannah mereka masih hidup dan mustahil mereka ketika itu berada di dalam jannah. Alkirmani berkata:” seseorang tidak akan masuk surga kecuali setelah ia mati.” [lihat Syarh Shohih muslim]

Kesimpulan

Bahwa sannya Rosululloh adala orang yang perttama kali masuk janah dan tidak ada orang yang mendahuluinya.

Orang orang yang dikabarkan didalam jannah atau di neraka adalah wahyu sebagai kabar gembira atau peringatan.

Para syuhada akan diizinkan mengunjungi jannah, sebagai keutaman bagi mereka, namun mereka belum menikmati jannah dengan badannya.

Reference:

  1. Syareh Aqidah Thohawiyah, Muhamad ibnu Abdil Izz, darul ‘alam alkutub, cet ketiga, 1418 H / 1997 M.
  2. Fathul Bary, ibnu hajar asqolani, jilid 2, darul kutub ilmiyah, cet pertama 1410 H / 1989 M.
  3. Surga dan neraka, Sulaiman Al asqor, serambi ilmu semesta, cet kesatu, 1421 H / 2000 M.
  4. Syareh Shohih Muslim, Imam Nawawi.

0 comments:

Post a Comment

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template